Jumat, 28 Desember 2012
Nama/NIM : Desti Asriyani/06111005038
Semester : III (Tiga)
Fakultas/Prodi : FKIP/PPKn
Mata Kuliah : Ilmu Kewarganegaraan
Dosen Pembimbing : Husnul Fatihah, S.Pd, M.Pd
Camellia, S.Pd
Read
it. ^^
1.
Manfaat mempelajari ilmu kewarganegaraan
- Mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara dan kemudian mengerti peran dan penempatan diri sebagai bagian dari suatu negara.
- Memotivasi diri untuk memiliki sifat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.
- Memperkuat keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara dan mengamalkan semua nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
- Menumbuhkan kesadaran dan kemampuan awal dalam usaha bela negara.
- Menumbuhkan sikap dan perilaku cinta tanah air.
- Mengembangkan wawasan nusantara.
2.
Arti warga negara dan penduduk dalam UUD
1945.
Menurut
pasal 26
(1) Yang
menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang
bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
(2) Penduduk
ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di
Indonesia.
Label: Ujian Ku ^^
Nama/NIM : Desti Asriyani/06111005038
Semester : III (Tiga)
Fakultas/Prodi : FKIP/PPKn
Mata Kuliah : Telaah Kurikulum SMP/SMA
Dosen Pembimbing : Dra. Hj. Umi Chotimah, M.Pd
Camellia, S.Pd
Read it ^_^
1.
Prinsip
pengembangan kurikulum
a. Relevansi
Kurikulum yang dikembangkan oleh sekolah harus
memiliki kesesuaian (relevansi) sehingga kurikulum tersebut bisa bermanfaat
bagi berbagai pihak yang terkait.
b. Fleksibilitas
Setiap sisa memiliki kemampuan dan potensi yang
berbeda-beda, lokasi sekolah berada ditengah kehidupan masyarakat yang
berbeda-beda pula. Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang bisa diterapkan
secara lentur disesuaikan dengan karakteristik dan potensi setiap siswa,
disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyarakat.
c. Kontinuitas
Isi program dan penerapan kurikulum disetiap lembaga
pendidikan harus memberi bekal bagi setiap siswa untuk mengembangkan kemampuan
dan potensi yang dimilkinya secara berkesinambungan dan berkelanjutan
(kontinuitas). Keberlanjutan harus terjadi secara paralel antar kelas pada satu
jenjang pendidikan, keberlanjutan antar jenjang pendidikan, maupun
keberlanjutan antara jenjang pendidikan dengan tugas-tugas kehidupan di
masyarakat.
d. Efisiensi
dan efektivitas
Kurikulum harus memungkinkan setiap personil (sesuai
dengan fungsi dan perannya) masing-masing untuk menerapkannya secara mudah
dengan menggunakan biaya secara proporsional itulah Efisien. Dalam pelaksanaannya, penggunaan seluruh sumber daya
kurikulum, manusia maupun finansial harus menjamin bagi tercapainya tujuan atau
membawa hasil secara optimal dan itulah Efektivitas.
2.
Makna
relevansi kedalam dan relevansi keluar.
- Relevansi kedalam (internal) yaitu kesesuaian antara setiap komponen (anatomi) kurikulum yang dikembangkan (tujuan, isi, metode, evaluasi) harus saling terkait.
- Relevansi keluar yaitu program kurikulum yang dikembangkan sekolah harus sesuai dan mampu menjawab terhadap tuntutan dan perkembangan kehidupan masyarakat dimana siswa nanati akan hidup (lokal, regional maupun global)
Label: Ujian Ku ^^
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)
